Profile

Nama saya Feri Purwo Leksono Putro orang banyak mengenal saya dengan nama Feri Purwo. Saya lahir di Jakarta pada hari senin jam 1 dini hari tanggal 11 Oktober 1976. Nama saya cukup panjang buat sebagian orang namun itu semua memiliki makna, Ayah saya Soenarko dan Ibu saya Hartati memberi nama tersebut dikarenakan beliau sangat menginginkan anaknya yang pertama adalah seorang laki-laki, dan syukur alhamdulilah hal tersebut terlaksana, sehingga Purwo adalah bermakna pertama, Leksono berarti terlaksana dan Putro adalah laki-laki.

Masa kecil saya sampai dengan usia 5 tahun dihabiskan di daerah Kemayoran, kemudian diusia saya genap 6 tahun saya dan keluarga pindah ke daerah Cengkareng, saya memiliki dua orang saudara yakni Levi Dwi Vera Sari dan Joni Trihono.

Dalam masa kecil saya sebenarnya banyak sekali situasi yang membuat saya bertanya-tanya sebab waktu saya kecil pun saat saya masih sangat balita, ayah saya pernah berujar bahwa suatu saat saya akan menjadi ‘dukun’, percaya atau tidak hingga saatnya sekarang saya menjadi seorang konsultan spiritual dan masyarakat kebanyakan menyebutnya sebagai paranormal, orang pintar atau apa pun itu namanya sebuah fenomena awal yang cukup mengejutkan. Ayah saya membuat ujaran tersebut dikarenakan saya pada saat balita tersebut saya selalu melek di saat malam hari namun di pagi hari hingga siang saya lebih banyak tidur sehingga keadaan tersebut seperti dibalik dengan kebiasaan orang banyak.

Situasi tersebut berlanjut dengan seringnya saya bermimpi dan selalu menjadi satu kenyataan yang luar biasa misalnya saya memimpikan tetangga saya meninggal maka pagi harinya secara kontan tetangga saya tersebut meninggal dunia. Awalnya saya tidak mengganggap ini sebuah kelebihan dalam diri saya namun semakin saya dewasa saya merasakan bahwa ada sesuatu yang berbeda dengan orang kebanyakan. Kemudian itu saja disaat saya kecil ketika saya bermain dengan teman-teman kemudian ada yang mencoba menjahati atau menjahili saya seperti digerakkan kepala saya dan melihat kemudian mennegadahkan kelangit dan saya melihat orang tersebut secara serta merta pasti ada satu kejadian yang tidak mengenakan buat dirinya.

Memasuki masa remaja kelebihan ini semakin saya sadari terutama di saat saya menginjak bangku SMA saya mulai belajar dari seorang teman dan kemudian teman saya tersebut mengenalkan kepada saya seseorang dan dia bernama Bapak Oding. Saya banyak dibimbing oleh beliau yang dia lebih mendalami spiritual dengan metode secara sufistik, dengan mengedepankan bahwa guru sejati kita adalah diri kita sendiri.

Setelah belajar tidak terlalu lama saya banyak menyerap ilmu tersebut dengan sangat cepat dan saya mulai berkembang untuk bisa membantu orang lain dalam menghadapi beberapa kesulitan. Memasuki masa kuliah, Tuhan seperti memberikan satu pertanda lain bahwa mungkin pada saat itu saya diberi isyarat bahwa saya akan menjadi orang yang dikenal dengan kemampuan saya ini, kuliah di Universitas Trisakti Fakultas Ekonomi yang notabene mahasiswanya adalah orang yang cukup berada jujur saja pada awalnya saya merasa minder dan rendah diri disebabkan saya hanya orang dari keluarga biasa sederhana dan tidak pernah mimpi bisa kuliah di tempat tersebut. Sehabis kuliah disela pergantian jadwal mata kuliah satu ke mata kuliah lain saya sering ngumpul dengan mereka dan disitu semakin membuat saya semakin sulit untuk masuk kedalam lingkungan mereka karena pada saat itu yang di bicarakan soal yang bagi saya adalah hal baru dan saya belum pernah mengalami semua.

Namun ternyata kelebihan saya yang satu ini membuat saya menjadi bisa lebih masuk kedalam lingkungan mereka diawali oleh seorang teman yang curhat soal masalahnya kemudian secara langsung saya menebak beberapa hal dalam permasalahnnya dan mencoba membaca dengan kemampuan bathin saya, dia sedikit terhenyak kaget karena dia belum cerita namun saya sudah bisa membaca apa yang dia ingin bicarakan. Dari teman satu keteman yang lainnya mulailah orang mulai tahu dan akhirnya semakin meluas tidak hanya orang yang dalam satu fakultas namun dari luar dan berbeda jurusan mulai tahu dan banyak juga bertanya. Dan pada saat itu saya melihat ini adalah sebuah awal yang bagus dan bathin saya melihat ini adalah sinar awal dari sebuah rintisan yang ingin saya tuju menuju satu hal yang baik tentunya.

Setelah berhasil mengembangkan posisi dan orang banyak tahu dilingkungan kampus bahwa saya memiliki six sense kemudian ini berlanjut, saya kemudian setelah kuliah mulai mencari kerja dan akhirnya saya dikenalkan oleh seseorang (yang sekarang orang tersebut juga cukup top) dengan seseorang yang bernama Kemala Atmojo dia adalah Pemimpin Perusahaan dari majalah berita politik GAMMA, setelah itu saya pindah ke Mailkita.com sebuah perusahaan Portal Internet pimpinan Emil Abeng. Dalam perjalann saya bekerja didua tempat tersebut saya merasakan bahwa saya tidak mampu untuk berkonsentrasi secara penuh sebab saya memiliki banyak klien yang memang setiap harinya konsultasi masalah-masalah mereka. Sehingga di tahun 2003 saya memutuskan untuk berhenti bekerja di bulan Maret 2003 itulah awal saya membuat Feri Consultant.

Sebelumnya saya menikah di tahun 2002 di tanggal 9 Maret dengan Erna Erawati dari pernikahan ini saya memiliki dua orang anak yakni Raka Lungguh Sundhoro Ulunati dan Bellicia Helga Jacinda Carissa. Menyambung tulisan diatas bahwa saya membuat Feri Consultant dengan maksud sebagai satu upaya pembeda bahwa ada nilai lain yang saya merasa harus dikedepankan bahwa seorang paranormal atau apa pun namanya yang sejenis tidaklah harus serius kemudian seram dan menakutkan sehingga orang menjadi terkesan takut dengan kita. Dan saya ingin orang menilai profesi seperti ini adalah bukan sebuah kesalahan dan kesesatan, saya ingin semua harus berjalan apa adanya sesuai dengan aturan, makanya saya membuat Feri Consultant dengan motto Religious Intellectual dan Methapysics sebuah perpaduan yang jarang dilakukan dan didengungkan untuk bidang ini Religious bermakna bahwa ini tidak melanggar kaidah agama apapun, kemudian ini bisa diterima oleh kaum intelektual sehingga semboyan Intellectual ada dalam motto ini dan Methapysic artinya bahwa yang kita lakukan ini adalah dunia yang metafisik semua tidak nyata namun ada dan tidak nampak lewat mata biasa namun dengan mata hati.

Setelah saya memutuskan pembuatan Feri Consultant dan saya memilih full untuk membuka konsultasi kemudian saya untuk pertama kalinya nama saya di publikasikan melalui sebuah wawancara dan media pertama yang melakukan adalah Tabloid Cita Cinta, setelah itu saya diminta oleh Majalah Lisa untuk mengisi Rubrik yang kemudian cukup laris dimedia tersebut yakni Rubrik Terawang, dari media inilah saya terus merambah, sampai akhirnya sebuah televisi pada saat itu saya menjadi bintang tamu di acara Gaul Sabtu Malam Trans TV sebuah awal yang cukup mengejutlkan karena jujur saja saya tidak mengira secepat ini namun ini anugerah dari Yang Maha Kuasa yang wajib saya syukuri sampai pada akhirnya saya mendapatkan satu acara tetap yakni Variety Show Salon Rumpi di tahun 2004 saya tampil setiap hari dan sebuah lompatan besar yang sangat menganggumkan buat saya pada saat itu.

Dan kini dari perjalanan yang panjang dan cukup melelahkan saya merasa bahwa ini adalah saat yang paling tepat untuk melahirkan satu situs saya dengan nama www.feripurwo.com karena saya menganggap melewati masa lima tahun awal adalah situasi yang cukup untuk meningkatkan awareness yang sudah ada dan tentunya memeliharanya dengan secara maksimal.

Semoga dengan situs ini ada banyak pelajaran yang bisa diambil dan tentunya menjadi banyak pelajaran yang bisa kita dapatkan. Dan kepada-Nya jualah kita menjadikan bahwa kesempurnaan menjadi milik-Nya secara mutlak dan absolute. Amien.

 









 

© 2008 FeriPurwo.com. All rights reserved. Privacy Policy · Terms of Use